Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Kebebasan beragama atau berkeyakinan masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari penolakan rumah ibadah hingga pelarangan kegiatan keagamaan, kasus-kasus ini menunjukkan bahwa hidup dalam keberagaman tidak selalu berjalan mudah.
Hal ini dibahas dalam sesi kedua Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah yang menghadirkan Ihsan Ali-Fauzi. Ia dikenal sebagai peneliti dan pemerhati isu kebebasan beragama atau berkeyakinan di Indonesia, serta aktif dalam kerja-kerja advokasi dan studi tentang agama, demokrasi, dan konflik sosial.
Sesi yang bertajuk ‘Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan sebagai Pilar Pluralisme’ ini, dilaksanakan pada 1 Mei 2026, di Aula Asrama Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Jakarta.
Dalam sesi ini, peserta berbagi pengalaman dari daerah masing-masing. Ada yang bercerita tentang penolakan tempat ibadah, ada juga yang mengalami pelarangan kegiatan keagamaan. Dari situ, Ihsan mengajak peserta untuk memahami bahwa setiap orang punya hak untuk memilih dan menjalankan keyakinannya.
“Kalau Tuhan mau, semua orang bisa dijadikan satu agama. Tapi tidak begitu. Karena keyakinan adalah pilihan pribadi,” ujarnya.
Koordinator Sekretariat Bersama Koalisi Advokasi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (Sekber KBB) ini menjelaskan bahwa kebebasan ini bukan hanya soal nilai, tetapi juga diatur dalam hukum. Salah satunya melalui International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). Dalam Pasal 18, disebutkan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berpikir, hati nurani, dan beragama atau berkeyakinan.
Sebagai negara yang sudah menyepakati aturan ini, Indonesia seharusnya melindungi hak tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Ihsan, yang juga Direktur Eksekutif PUSAD Paramadina, menjelaskan bahwa kebebasan beragama punya dua bagian: kebebasan dalam hati dan pikiran yang tidak boleh dibatasi, serta praktik keagamaan di ruang publik yang dalam kondisi tertentu bisa diatur.
“Pembatasan boleh ada, tapi tidak boleh melanggar. Harus jelas aturannya, adil, dan tidak pilih-pilih,” tegasnya.
Masalahnya, di lapangan sering terjadi ketidakadilan. Tekanan dari kelompok mayoritas kadang membuat kegiatan kelompok lain dibatasi atau dihentikan. Ini yang kemudian memicu konflik.
Ia juga mengingatkan tentang “perukunan”, yaitu kondisi ketika orang dipaksa untuk terlihat rukun.
“Kalau orang dipaksa rukun, itu bukan kerukunan, tapi perukunan,” ujarnya.
Menurut Ihsan, konflik sebenarnya tidak bisa dihindari dalam masyarakat yang beragam.
“Konflik itu pasti ada. Yang penting adalah bagaimana kita mengelolanya,” tambahnya.
Sesi ini memperkaya pemahaman peserta melalui tiga hal penting. Pertama, kebebasan beragama adalah hak setiap individu yang harus dihormati, tanpa terkecuali. Kedua, pembatasan dalam praktik keagamaan harus dilakukan secara adil dan tidak diskriminatif. Dan ketiga, dalam masyarakat yang beragam, konflik tidak bisa dihindari—tetapi harus dikelola dengan cara yang adil, bukan dengan memaksakan kerukunan.
  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salmah Orbayinah: Halal Bihalal Momentum Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Bangun Generasi Berkualitas

    Salmah Orbayinah: Halal Bihalal Momentum Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Bangun Generasi Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menegaskan pentingnya Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan kolaborasi dalam membangun generasi berkualitas. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Halal Bihalal 1447 H Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah di Aula Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta Pusat pada 7 April 2026. Menurut Salmah, kolaborasi dan sinergi dengan berbagai […]

  • UMS Jadi Tuan Rumah Seminar Gizi Ber-SKP: Kupas Tuntas Diet Sehat dari Bahan Lokal

    UMS Jadi Tuan Rumah Seminar Gizi Ber-SKP: Kupas Tuntas Diet Sehat dari Bahan Lokal

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah seminar gizi bertajuk “Solusi Inovatif Pangan Lokal untuk Gizi Optimal” yang akan digelar pada Minggu, 20 Juli 2025, di Auditorium Moh. Djazman. Seminar ini merupakan hasil kolaborasi antara Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sukoharjo dengan Lembaga Diklat Profesi (LDP) Gizi Svastha […]

  • Tim Fisioterapi UMS Lolos Pendanaan SAPIN X BRIN Lewat Riset Koreksi Postur Santri Penghafal Al-Qur’an

    Tim Fisioterapi UMS Lolos Pendanaan SAPIN X BRIN Lewat Riset Koreksi Postur Santri Penghafal Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang riset biomedis. Mereka berhasil lolos pendanaan dari program Riset Kesehatan Pesantren (RISKESTREN) yang diselenggarakan oleh Yayasan Santri Peduli Negeri (SAPIN) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2025. Melalui penelitian berjudul “Efektivitas Exercise dan Koreksi Head […]

  • Baitul Arqam PCM Bandar Sribhawono dan Mataram Baru: Menguatkan Ideologi dan Kepemimpinan Muhammadiyah Menuju Islam Berkemajuan

    Baitul Arqam PCM Bandar Sribhawono dan Mataram Baru: Menguatkan Ideologi dan Kepemimpinan Muhammadiyah Menuju Islam Berkemajuan

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Sribhawono – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bandar Sribhawono dan PCM Mataram Baru sukses menyelenggarakan Baitul Arqam (BA) pertama di Cabang Muhammadiyah Lampung Timur yang berlangsung pada Jum’at – Minggu, 10-12 Oktober 2025. Kegiatan ini digelar di SD Muhammadiyah Sri Menanti dengan mengusung tema “Menguatkan Ideologi dan Kepemimpinan Muhammadiyah Menuju Islam Berkemajuan.” Baitul Arqam […]

  • UMS Borong Empat Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025

    UMS Borong Empat Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. JAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang digelar di Graha Diktisaintek Gedung D Lantai 2, Jakarta, Jumat (19/12). UMS berhasil menyabet empat penghargaan pada kategori-kategori yang dinilai strategis dalam penguatan pendidikan tinggi. Empat penghargaan yang diraih UMS, di antaranya gold winner kategori Dosen Berdampak atas nama […]

  • KADIN dan SUMU Gelar “Launching Buku dan Talkshow Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah

    KADIN dan SUMU Gelar “Launching Buku dan Talkshow Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bersama Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menggelar “Talkshow dan Launching Buku Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah” di Museum Muhammadiyah, Kompleks Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Terpadu, Yogyakarta, pada Senin (13/1/25). Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Arsjad Rasjid P.M, Ketua […]

expand_less