Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Merajut Kisah yang Terlupakan: Ketika Para Penjaga Sejarah Muhammadiyah Jatim Berkumpul di Surabaya

Merajut Kisah yang Terlupakan: Ketika Para Penjaga Sejarah Muhammadiyah Jatim Berkumpul di Surabaya

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURABAYA – Sejarah sering kali hanya mencatat nama-nama besar di panggung utama, sementara mereka yang berjuang di sunyinya pelataran kerap kali luput dari ingatan. Berangkat dari kesadaran mendalam untuk merawat ingatan tersebut, sebuah momentum emosional dan penuh khidmat tersaji di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya pada Sabtu hingga Ahad (4-5/7/2026).

Melalui kolaborasi apik antara Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) dan Majelis Pustaka Informasi dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, digelar sebuah program bertajuk “Sang Maestro Jatim Historical Leadership Program”.

Sebanyak 45 penulis, peneliti, dan sejarawan kader Muhammadiyah dari berbagai sudut Jawa Timur datang membawa satu misi suci: menghidupkan kembali kisah-kisah para pejuang persyarikatan yang selama ini tersembunyi dari radar zaman.

Menghidupkan Lentera yang Redup

Ketua MPKSDI PWM Jawa Timur, Dr. Phil. Mohammad Rokib, MA, dalam sambutannya menyampaikan pesan yang menyentuh sanubari para peserta. Bagi Rokib, program “Sang Maestro” ini bukan sekadar pelatihan menulis biasa, melainkan sebuah ikhtiar spiritual dan intelektual.

“Kegiatan ini adalah sarana kita untuk mengangkat kembali para tokoh persyarikatan Muhammadiyah yang memiliki peran luar biasa dalam pergerakan organisasi, keagamaan, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan, namun belum sempat terpotret oleh sejarah,” ungkapnya penuh harap.

Ia ingin, lewat tinta-tinta tajam para peserta, wajah-wajah tulus para pejuang lokal itu bisa kembali dikenang dan menginspirasi generasi masa depan. Untuk mengawal misi besar ini, para peserta dibekali ilmu metodologi sejarah yang kokoh langsung dari para pakarnya, yakni Dr. H. M. Sulthon Amien MM, Prof. Dr. Sarkowi S.S, M.Hum, dan Prof. Dr. Purnawan, S.S, M.Hum.

Kehangatan Silaturahmi dan Kebanggaan Daerah

Bagi para peserta, dua hari di Surabaya terasa begitu magis. Lebih dari sekadar menyerap ilmu akademik, ruang pelatihan itu menjelma menjadi panggung silaturahmi yang sarat emosi.

Hal itu dirasakan betul oleh Bapak Ma’in, S.HI. Pria yang mengabdi sebagai anggota Divisi Pustaka dan Informasi MPID PDM Lamongan sekaligus Ketua MPID PCM Brondong ini tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Bagi Ma’in, bisa berkumpul dengan sesama “penjaga sejarah” se-Jawa Timur adalah sebuah anugerah.

Menariknya, ada kebanggaan tersendiri yang membuncah di dada Ma’in saat bertemu langsung dengan sang Ketua MPKSDI PWM Jatim.

“Saya sangat bersyukur bisa berjumpa langsung dengan Dr. Phil. Mohammad Rokib. Beliau adalah tokoh tingkat wilayah, namun sejatinya adalah putra asli dari Desa Lembor, Kecamatan Brondong,” ujar Ma’in dengan mata berbinar, merasakan kedekatan emosional sebagai sesama orang daerah yang rindu akan kemajuan tanah kelahirannya.

Janji Satu Bulan untuk Para Pejuang

Pertemuan dua hari yang singkat itu terasa begitu berharga. Ada ilmu yang mengalir, ada semangat yang berkobar, dan ada air mata haru atas komitmen bersama yang lahir di akhir acara.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas ilmu yang didapat, seluruh peserta membawa pulang sebuah janji suci. Dalam kurun waktu satu bulan ke depan, mereka berkomitmen untuk menuntaskan penulisan biografi tokoh-tokoh persyarikatan di daerah mereka masing-masing.

Waktu dua hari memang telah usai, namun perjalanan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Di ujung jemari 45 kader ini, sejarah Muhammadiyah Jawa Timur yang sempat sunyi, kini siap mengudara dan menyentuh hati siapapun yang membacanya.

Kontributor: Amira

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Dakwah Dimulai di UMS, Dr. Zakir Naik Bahas Tantangan Mualaf dan Dakwah Keluarga

    Safari Dakwah Dimulai di UMS, Dr. Zakir Naik Bahas Tantangan Mualaf dan Dakwah Keluarga

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Safari dakwah ulama internasional asal India, Dr. Zakir Abdul Karim Naik, resmi dimulai di Indonesia dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi lokasi pertama. Tepatnya, rangkaian Dr Zakir Naik Tour Indonesia 2025, dimulai pada Selasa (8/7) malam di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Hadir dalam safari dakwah tersebut, Rektor UMS, Prof. Dr. Harun […]

  • News Update – 8511

    News Update – 8511

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Welcome to our website. We are dedicated to providing quality content and services to our visitors. StoneVegas casino

  • The 1st Muhammadiyah Games, UMS Jadi Tuan Rumah Cabor Pencak Silat

    The 1st Muhammadiyah Games, UMS Jadi Tuan Rumah Cabor Pencak Silat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id ditunjuk sebagai tuan rumah kompetisi Muhammadiyah (MU) Games Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat. Ajang bergengsi tingkat nasional ini akan diselenggarakan pada tanggal 14-19 Mei 2026 mendatang di Edutorium K.H Ahmad Dahlan UMS. MU Games sebuah kompetisi olahraga yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat (PP) […]

  • Ilmu Tafsir Didorong Jadi Basis Etika Kebangsaan, Guru Besar UMS Sebut Hukum Positif Tak Cukup Atasi Krisis Moral

    Ilmu Tafsir Didorong Jadi Basis Etika Kebangsaan, Guru Besar UMS Sebut Hukum Positif Tak Cukup Atasi Krisis Moral

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Guru Besar Ilmu Tafsir Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Andri Nirwana, Ph.D., menegaskan bahwa persoalan kebangsaan modern tidak cukup diselesaikan hanya melalui pendekatan hukum positif dan ideologi formal. Menurutnya, akar persoalan bangsa saat ini justru terletak pada krisis etika publik dan moralitas sosial. Hal tersebut disampaikan Andri dalam Jumpa Pers Pengukuhan […]

  • Memaknai Kehidupan: Terus Berharap

    Memaknai Kehidupan: Terus Berharap

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Oleh: Amru Farkhan Salim Makna adalah pengertian yang di berikan kepada suatu bentuk kebahasan. Makna kata dalam bahasa Indonesia merupakan hubungan antara ujaran dengan arti dari sebuah kata. Makana kata juga juga dapat di artikan sebagai maksud yang terkandung dari sebuah kata baik itu dalam bentuk kalimat maupun paragraf. Dilansir dari wikipedia, arti kehidupan adalah […]

  • Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

    Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan persyarikatan di berbagai wilayah terdampak bencana merupakan bagian salah satu wujud nyata dari dakwah Islam Berkemajuan. Hal tersebut ia sampaikan dalam ZISKA Talks Tarhib Ramadhan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertajuk “Tangguh dan Sejahtera: Dari Respon ke Pemulihan Bencana Sumatera” […]

expand_less