Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa PLP II UMS Dampingi SAPAMURID, Aplikasi Digitalisasi Administrasi Siswa di SMK Negeri 6 Sukoharjo

Mahasiswa PLP II UMS Dampingi SAPAMURID, Aplikasi Digitalisasi Administrasi Siswa di SMK Negeri 6 Sukoharjo

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SUKOHARJO –  Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut berkontribusi dalam mendorong digitalisasi layanan pendidikan melalui pendampingan dan pengenalan aplikasi SAPAMURID di SMK Negeri 6 Sukoharjo. Inovasi tersebut dikembangkan sebagai upaya untuk mempermudah pengelolaan administrasi siswa sekaligus menghadirkan sistem yang lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi.

Pengembangan SAPAMURID tidak terlepas dari upaya SMK Negeri 6 Sukoharjo dalam memperkuat penerapan teknologi di lingkungan sekolah. Kepala SMK Negeri 6 Sukoharjo, Sugiyarso, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kerangka dalam penerapan pendekatan pembelajaran mendalam yang mulai diperkuat di sekolah.

Menurut Sugiyarso, digitalisasi menjadi salah satu kerangka dalam penerapan pendekatan pembelajaran mendalam yang mulai diperkuat di sekolah.

“Ketika saya masuk di sini pada November 2025, kami baru selesai mendapatkan pemahaman yang berkaitan dengan kurikulum dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Salah satu kerangkanya adalah digitalisasi di sekolah. Artinya, pemberdayaan dengan digitalisasi mau tidak mau harus kita wujudkan dan kita laksanakan di sekolah,” jelas Sugiyarso, Kamis, (6/8/20260).

Menurutnya, digitalisasi tidak hanya ditujukan untuk mendukung kegiatan guru, tetapi juga memberikan manfaat bagi siswa. Perkembangan teknologi menuntut warga sekolah untuk semakin terbiasa menggunakan sistem digital dalam berbagai aktivitas.

“Sekarang memang eranya harus terbiasa dan familiar dengan digitalisasi. Kemudian, ketika semua kegiatan kita digitalisasikan, semuanya akan lebih bisa dipertanggungjawabkan dan akuntabel karena segala sesuatunya akan terekam dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, tentu akan lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di sekolah,” lanjutnya.

Untuk mendukung proses tersebut, pihak sekolah membentuk tim IT internal yang bertugas mengembangkan berbagai aplikasi sesuai kebutuhan sekolah. Pengembangan dilakukan secara bertahap agar penerapan digitalisasi dapat diterima oleh warga sekolah tanpa memberikan beban perubahan yang terlalu besar.

“Kami membentuk tim IT di sekolah dan kami tugaskan untuk mengembangkan sebuah aplikasi sesuai dengan kebutuhan. Jadi, aplikasi-aplikasi tersebut kami bangun secara perlahan-lahan. Apa yang diwujudkan terlebih dahulu kami sosialisasikan dan kami terapkan agar perubahannya tidak terlalu frontal,” ungkap Sugiyarso.

Strategi tersebut dilakukan karena sekolah ingin memastikan bahwa setiap sistem yang diperkenalkan dapat dipahami dan digunakan dengan baik oleh siswa maupun guru. Menurut Sugiyarso, penerapan banyak aplikasi sekaligus justru dapat membuat siswa merasa terbebani.

“Kalau perubahan dilakukan secara frontal, dikhawatirkan siswa merasa berat dan terbebani karena tiba-tiba harus menggunakan banyak aplikasi dan semuanya harus dilaksanakan. Karena itu, strategi kami adalah mengenalkan dan menerapkan satu per satu,” jelasnya.

Berawal dari Sistem Presensi Siswa

SAPAMURID merupakan akronim dari Sistem Aplikasi Pengelolaan Administrasi Murid. Nama tersebut dipilih karena mudah diingat sekaligus memiliki kesan yang dekat dengan warga sekolah. Kata “sapa” juga dianggap memiliki makna yang hangat karena berkaitan dengan kebiasaan menyapa ketika bertemu dengan orang lain.

“Kenapa kami mengambil nama Sapa? Jadi, Sapa Murid dan juga Sapa Guru. Sapa tersebut sebenarnya merupakan akronim, yaitu Sistem Aplikasi Pengelolaan Administrasi Murid dan Sistem Aplikasi Pengelolaan Administrasi Guru. Selain merupakan akronim yang mudah diingat, kata ‘sapa’ sendiri terdengar hangat. Ketika kita bertemu seseorang, kita menyapa. Jadi, kesannya dekat dengan teman-teman dan keluarga,” tutur Sugiyarso.

Dalam pengembangannya, SAPAMURID tidak langsung memiliki banyak fitur. Sekolah memilih untuk mengembangkan aplikasi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Salah satu fitur awal yang dikembangkan adalah presensi siswa menggunakan telepon genggam masing-masing.

Sebelumnya, sekolah sempat mendapatkan tawaran penggunaan aplikasi dari pihak eksternal. Namun, pihak sekolah mempertimbangkan keberlanjutan sistem apabila pengembangan dan pengelolaannya sepenuhnya bergantung pada pihak luar.

“Kalau kita menggunakan rekanan, ketika aplikasi sudah dibuat, nanti siapa yang menjalankan dan siapa yang merawat akan menjadi pekerjaan rumah. Tetapi ketika kita kembangkan sendiri melalui tim internal, tentu akan lebih mudah untuk dirawat dan dijalankan,” jelasnya.

Pertimbangan lainnya adalah efisiensi penggunaan sarana. Sistem presensi sebelumnya sempat ditawarkan menggunakan kartu, yang dinilai dapat menambah kebutuhan biaya dan perangkat pendukung. Sekolah kemudian memilih memanfaatkan telepon genggam yang sudah dimiliki oleh sebagian besar siswa.

“Kalau menggunakan kartu, berarti ada biaya tambahan untuk kartu. Kemudian kalau menggunakan sistem tersebut, kita juga harus menyediakan beberapa monitor. Karena sekarang hampir setiap siswa memiliki HP, kami berpikir bagaimana kalau kita manfaatkan HP yang sudah mereka miliki,” ungkap Sugiyarso.

Melalui sistem presensi digital tersebut, kehadiran siswa dapat tercatat secara otomatis. Sekolah dapat mengetahui siswa yang sudah melakukan presensi, belum melakukan presensi, maupun siswa yang datang terlambat. Data yang terekam dalam sistem juga dapat membantu sekolah dalam melakukan pemantauan secara lebih mudah.

Tidak hanya sekolah, sistem tersebut juga memberikan akses kepada orang tua untuk memantau kehadiran anak. Orang tua dapat membuka tautan yang dibagikan oleh sekolah untuk mengetahui apakah anak telah tiba di sekolah dan melakukan presensi.

“Dengan munculnya sistem ini, kehadiran siswa akan terekam semuanya. Siapa yang sudah presensi, siapa yang belum, dan siapa yang terlambat akan mudah dideteksi melalui aplikasi. Orang tua juga bisa memantau dengan membuka link yang kami bagikan, sehingga dapat mengetahui bahwa anaknya sudah sampai di sekolah dan sudah melakukan presensi,” jelas Sugiyarso.

Kontribusi Mahasiswa PLP 2 UMS

Pengembangan dan peluncuran SAPAMURID menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PLP 2 UMS selama melaksanakan kegiatan di SMK Negeri 6 Sukoharjo. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk tidak hanya menjalankan praktik pembelajaran, tetapi juga terlibat dalam upaya pemecahan masalah dan pengembangan inovasi di lingkungan sekolah.

Melalui kolaborasi dengan pihak sekolah, mahasiswa PLP 2 UMS memperoleh pengalaman dalam memahami kebutuhan pengguna, mengembangkan solusi berbasis teknologi, serta mengenalkan pemanfaatan sistem digital dalam mendukung administrasi pendidikan.

Kehadiran SAPAMURID diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam membangun sistem administrasi sekolah yang lebih terintegrasi. Pengembangan aplikasi yang dilakukan secara bertahap juga membuka peluang bagi penambahan fitur sesuai dengan kebutuhan sekolah dan siswa di masa mendatang.

Inovasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan PLP 2 dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata kepada sekolah. Melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi antara mahasiswa dengan pihak sekolah, pengalaman akademik dapat diwujudkan dalam bentuk inovasi yang memiliki manfaat langsung bagi warga sekolah. (Zilmi/PLP-UMS)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Anak Pimpinan Muhammadiyah, Banyak yang Tidak Menjadi Kader?

    Kenapa Anak Pimpinan Muhammadiyah, Banyak yang Tidak Menjadi Kader?

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 924
    • 0Komentar

    Oleh: Faishal Hazza Potensi dan Bakat Dalam suatu forum tentang mapping diri, aku dapat insight menarik soal potensi dan bakat bagi seorang manusia. Dua hal ini adalah faktor pembentuk seorang manusia dalam menemukan kapasitas dirinya. Potensi adalah peluang seorang manusia untuk mencapai suatu kepandaian. Sebagai contoh, Lionel Messi adalah pemain sepak bola kelas dunia, maka […]

  • FAI UMS Perluas Jejaring Akademik Nasional melalui MoU Multipihak PPPAII

    FAI UMS Perluas Jejaring Akademik Nasional melalui MoU Multipihak PPPAII

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring akademik nasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) multipihak yang diinisiasi Perkumpulan Program Studi Pendidikan Agama Islam Indonesia (PPPAII). Penandatanganan tersebut berlangsung dalam rangkaian Annual International Conference on Islamic Religious Education (AICIRE) 2026 di Bandung, Selasa (15/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, FAI […]

  • MTQ Tingkat Universitas Kembali Digelar, Peserta Meningkat Signifikan hingga 440 Mahasiswa

    MTQ Tingkat Universitas Kembali Digelar, Peserta Meningkat Signifikan hingga 440 Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali digelar dengan semangat yang terus menyala dari tahun ke tahun. Tahun ini, jumlah peserta melonjak signifikan menjadi 440 mahasiswa, meningkat drastis dari 299 peserta pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini dinilai sebagai indikator positif atas meningkatnya minat mahasiswa dalam menekuni Al-Qur’an. Kepala Bagian […]

  • Setelah Setahun Berkibar, Pimpinan Pusat Bikersmu Resmi Dikukuhkan PP Muhammadiyah: Sinergi Dakwah, Hobi, dan Persaudaraan di Jalan Raya

    Setelah Setahun Berkibar, Pimpinan Pusat Bikersmu Resmi Dikukuhkan PP Muhammadiyah: Sinergi Dakwah, Hobi, dan Persaudaraan di Jalan Raya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta, – Setelah satu tahun berproses, Komunitas BikersMu Pusat, wadah para pecinta motor yang bernafaskan semangat dakwah dan persaudaraan Muhammadiyah, resmi dikukuhkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) dan Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO), di aula Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Suasana khidmat namun hangat menyelimuti prosesi pengukuhan. Puluhan anggota BikersMu dari berbagai […]

  • Aphrodite Online Casino i Sverige – komplett guide till spel, betalningar och kundsupport

    Aphrodite Online Casino i Sverige – komplett guide till spel, betalningar och kundsupport

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Aphrodite Online Casino i Sverige – komplett guide till spel, betalningar och kundsupport ▶️ SPELA Содержимое Registrering och säkerhetskontroller på Aphrodite Casino Märkmalskydd hos Aphrodite Casino Spelutbudet: Slots, live dealers och skräddarsydda bonusar Uttagsmetoder och kundtjänst: Hur man får ut vinster snabbt Vill du maximera vinsterna från början? Registrera dig hos aphrodite se och få […]

  • UMS dan BI Solo Perkuat Sinergi Pengembangan Halal Center dan Literasi Kebanksentralan

    UMS dan BI Solo Perkuat Sinergi Pengembangan Halal Center dan Literasi Kebanksentralan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat sinergi strategis dengan lembaga negara. Kali ini, UMS menerima kunjungan dari rombongan Bank Indonesia Solo, Kamis (15/5) kemarin. Lawatan dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, dan didampingi oleh Kepala Seksi Kehumasan, Condro Nugroho Permono Adi, serta Kepala Tim KEKDA, Hesti […]

expand_less