Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jateng » Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS, Ustadz Das’ad Latif Ajak Jaga Akidah dan Amalkan Nilai Islam dalam Kehidupan

Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS, Ustadz Das’ad Latif Ajak Jaga Akidah dan Amalkan Nilai Islam dalam Kehidupan

  • account_circle (Fika/Humas)
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Penguatan akidah, pendidikan agama dalam keluarga, dan pengamalan nilai-nilai Islam menjadi pesan utama Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, M.Si. dalam Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Di hadapan ribuan peserta yang memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Minggu (18/10/2026), ia mengajak umat Islam untuk menjalankan ajaran agama secara kaffah sekaligus menjaga generasi muda dari berbagai tantangan zaman.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-68 UMS yang mengusung semangat bersinergi, berdampak, dan berkelanjutan. Selain sebagai ruang penguatan spiritual, Tabligh Akbar juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara warga Muhammadiyah, keluarga pelajar, dan masyarakat dari berbagai daerah.

Dalam tausiyahnya, Das’ad Latif menekankan pentingnya menjalankan Islam secara menyeluruh, bukan sekedar mengikuti tren atau menjadikan agama sebagai simbol dalam kepentingan tertentu. Menurutnya, keberislaman perlu diwujudkan melalui ketaatan, penjagaan akidah, serta perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai agama.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan menjaga akidah generasi muda semakin beragam, terutama di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.

“Perlawanan saat ini bukan dengan senjata, melainkan dengan menjaga akidah generasi dari serangan internet dan HP,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan pendidikan agama anak, termasuk dalam memilih lingkungan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian Islami.

Menurut Das’ad Latif, pendidikan agama menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan prinsip dan keyakinan. Ia menilai perguruan tinggi Islam, termasuk UMS, memiliki peran strategis dalam membantu keluarga menjaga akidah sekaligus mengembangkan kapasitas intelektual generasi penerus.

Selain menjaga akidah, ia menguraikan ciri-ciri pengikut Nabi Muhammad SAW sebagaimana tercermin dalam Surat Al-Fath, yakni memiliki keteguhan dalam prinsip agama, kasih sayang terhadap sesama, serta kesungguhan dalam beribadah.

Karakter ruhamau bainahum, atau kasih sayang di antara sesama, menurutnya harus diwujudkan melalui kepedulian sosial. Salah satunya dengan membiasakan sedekah dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Jadilah orang yang pandai menitipkan harta. Kalau ada harta, gunakan untuk sedekah dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pesannya.

Ia mengajak peserta untuk memandang harta bukan semata-mata sebagai sarana memenuhi kebutuhan pribadi atau menunjukkan status sosial, melainkan juga sebagai amanah yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui bantuan bagi masyarakat terdampak bencana maupun kelompok yang membutuhkan dukungan.

Lebih lanjut, Das’ad Latif menjelaskan bahwa karakter pengikut Nabi Muhammad SAW juga tercermin dalam kesungguhan menjalankan ibadah dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebersihan diri, lingkungan, dan pekerjaan merupakan bagian dari upaya menghadirkan nilai-nilai ibadah dalam aktivitas sehari-hari.

Ia pun mengingatkan pentingnya mendidik anak dengan agama, menjaga keharmonisan keluarga, dan tidak pernah berhenti berdoa kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut, Das’ad Latif turut menyampaikan apresiasinya terhadap lingkungan kampus UMS. Ia mengaku terkesan dengan infrastruktur, kebersihan, dan penghijauan di kawasan kampus, termasuk fasilitas Edutorium KH Ahmad Dahlan yang digunakan untuk kegiatan tersebut.

Menurutnya, lingkungan pendidikan yang baik dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus memberikan kenyamanan bagi sivitas akademika dan masyarakat yang berkunjung.

Saat dimintai pandangan mengenai karakter kader Muhammadiyah, ia menekankan pentingnya semangat pembaruan atau inovasi. Menurutnya, gerakan pembaruan harus terus berjalan agar organisasi dan institusi pendidikan mampu menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Berkelanjutan itu pembaruan. Dia tidak akan puas dengan apa yang dimiliki sekarang, tetapi selalu mencari hal-hal yang baru,” jelasnya.

Ia membangkitkan semangat tersebut dengan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian dan penelitian, yang menjadi salah satu jalan untuk menghasilkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pesan itu selaras dengan semangat Hari Jadi ke-68 UMS yang menekankan sinergi, dampak, dan keinginan. Bagi perguruan tinggi, pembaruan tidak hanya berkaitan dengan pengembangan sarana dan prasarana, tetapi juga peningkatan kualitas ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kontribusi sosial.

Menutup pesannya kepada generasi muda, Das’ad Latif mengingatkan bahwa proses tuntutan ilmu tidak selalu berjalan mudah. Tekanan psikologis, kesulitan menyelesaikan tugas akademik, hingga tantangan ekonomi merupakan bagian dari perjalanan yang perlu dihadapi dengan ketekunan.

Ia mengibaratkan kehidupan seperti roda yang harus bergerak naik dan turun. rasa sakit yang dialami seseorang dalam proses belajar, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berusaha.

“Jangan pernah menyerah dalam menuntut ilmu. Kemiskinan, kampung, tidak boleh menjadi tantangan. Dia bisa menjadi motivasi untuk bergerak,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa ilmu akan mengangkat derajat seseorang jika dipelajari dan diamalkan dengan baik. Oleh karena itu, pelajar dan generasi muda terdorong untuk terus belajar, menjaga niat, serta menjadikan keterbatasan sebagai motivasi untuk berkembang. (Fika/Humas)

  • Penulis: (Fika/Humas)
  • Editor: Irsyad Hakim Affandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

    Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ditengah hiruk-pikuk dinamika politik di Indonesia dan nilai-nilai hukum yang semakin mengikis. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pondok Hajjah Nuriah Shabran menawarkan solusi, dengan menggelar Seminar Kebangsaan bertemakan “Revitalisasi Nilai Kebangsaan: Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia” pada Selasa (21/10), di Ruang Pascasarjana UMS. Kegiatan ini sebagai ajang edukasi kepada […]

  • Energi Gen Z Siap Menginspirasi, FIK UMS Lepas 176 Calon Wisudawan

    Energi Gen Z Siap Menginspirasi, FIK UMS Lepas 176 Calon Wisudawan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelepasan calon wisudawan/wisudawati periode 1 tahun 2025/2026 di Ruang Seminar Lt 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS. Pada periode ini, FIK UMS melepas 176 calon alumni. Dekan FIK UMS Dr. Umi Budi Rahayu, SSTFT., M.Kes., menyebut bahwa wisuda bukan berarti pendidikannya berakhir, hanya […]

  • PWNA Lampung Dorong Penguatan Negara Terkait Persoalan Konstitusi

    PWNA Lampung Dorong Penguatan Negara Terkait Persoalan Konstitusi

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 234
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Jeni Rahma selaku Sekretaris Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Lampung menyatakan bahwa sebagai organisasi Perempuan yang berkomitmen dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kesejahteraan dan kebenaran, merasa perlu menyampaikan pandangan terkait situasi terkini tentang persoalan konstitusi. Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi yang mendorong penguatan Negara hukum berkeadilan, egaliter, dan non diskriminatif serta penguatan peran perempuan dalam […]

  • PSB-PS dan LBIPU UMS adakan Pelatihan Nasional Pancasila Sebagai Laku

    PSB-PS dan LBIPU UMS adakan Pelatihan Nasional Pancasila Sebagai Laku

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 298
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pusat Studi Bahasa dan Perubahan Sosial UMS Bersama Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan Pelatihan Nasional Pancasila sebagai laku. Acara ini diadakan pada tanggal 11-13 Juni 2024 di Ruang Seminar Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 50 peserta dari berbagai Universitas di Indonesia antara lain […]

  • IMM Sukoharjo Rancang Masa Depan, Adakan Perkaderan IMM Madya Nasional Angkat Isu Ekologi

    IMM Sukoharjo Rancang Masa Depan, Adakan Perkaderan IMM Madya Nasional Angkat Isu Ekologi

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukoharjo mengadakan Pelatihan Darul Arqam Madya tingkat Nasional. Acara ini diadakan pada tanggal 22-26 Januari 2025, bertempat di Double Degree UMS. Panitia mengangkat Tema “Eko-Futurologi Maroon: Meramu Ikatan Menata Gerakan” . Acara kali ini diikuti oleh 37 peserta yang berasal dari beberapa daerah diantaranya PC IMM Barito […]

  • Karang Tangguh Diresmikan di NTB, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Gaungkan Ketahanan Iklim dari Desa

    Karang Tangguh Diresmikan di NTB, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Gaungkan Ketahanan Iklim dari Desa

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sumbawa – Dalam rangka memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana dan perubahan iklim, Program SIAP SIAGA meluncurkan inisiatif “Karang Tangguh” dalam Workshop dan Kick-Off Rencana Kerja Tahunan 2025 yang digelar di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Program “Karang Tangguh” merupakan program kolaboratif antara Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Pimpinan […]

expand_less