Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Belajar Seni Hidup Bersosial dari Penyair Jahiliyah

Belajar Seni Hidup Bersosial dari Penyair Jahiliyah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
  • visibility 1.369
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

|Oleh: M. Andhim|

Manusia merupakan makhluk sosial. Di mana komunikasi dan interaksi antar sesamanya menjadi kebutuhan yang mendasar. Menjalani sesuatu sendirian akan terasa berat. Tentu akan lebih mudah jika mau melibatkan banyak pihak. Maka tak salah ungkapan pepatah, “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.” Nasehat mulia untuk saling terus bekerja sama.

Jika air di lautan saja bisa pasang juga surut. Demikian halnya hubungan di antara kita. Tidak menetap dan mudah berubah-ubah juga. Seringkali kerenggangan mewarnai hubungan di antara kita bukan? Ahh jujur saja! Wajar kan ya, kita kan manusia yang mustahil luput dari salah dan dosa. Oleh karenanya diperlukan formula untuk menstabilkan hubungan di antara manusia. Dalam hal ini penulis teringat sebuah materi pelajaran sastra arab saat dulu di Ma’had. Kala itu dijelaskan sebuah kisah penyair jahiliyah yang mengajarkan seni bersosial di tengah hidup bermasyarakat.

Dzul Isba’ al-‘Adwani adalah julukannya. Sedang nama aslinya adalah Khursan  bin Haris. Mendapat julukan Dzul Isba’ karena ada riwayat yang mengkisahkan salah satu jempol kakinya dipotong sebab dipatuk ular. Ia merupakan seorang penyair arab pra-Islam yang wafat 22 tahun sebelum tahun Hijriyah. Bapaknya Usaid ini populer dengan kefasihan bahasa dan sya’ir-sya’ir bijaknya. Hingga pada suatu ketika menjelang detik-detik wafatnya, ia mewasiatkan nasehat pada Usaid putra yang disayanginya itu.

            “Alin jaanibaka liqaumika yuhibbuuka. Wa tawadho’ lahum yarfa’uuka. Wabsuth lahum wajhaka yuti’uuka….”

Artinya, “berlemah lembutlah terhadap masyarakatmu, maka mereka akan mencintaimu. Rendahkanlah hatimu, niscaya mereka akan mengangkatmu. Senyumlah di wajahmu, niscaya mereka akan mematuhimu.”

Dari petikan mutiara di atas ada beberapa pesan yang dapat kita jadikan bahan pembelajaran. Pertama, nasehat ini menyadarkan kita bahwa untuk meraih kasih sayang manusia itu tidaklah mahal. Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Layaknya Raja-Diraja yang memberikan hadiah emas-permata untuk orang yang disukainya. Atau juga prestasi mentereng yang dipersembahkan si jenius pada orang yang diharapkan cinta darinya. Cukup lembutkan hati, dan marilah kita gunakan hati ini untuk menyentuh saudara-saudara kita. Bukankah sesuatu yang datang dari hati ke hati memang lebih bermakna?

Dosa pertama kali sepanjang sejarah yang disebutkan adalah takabur. Takabur atau sikap sombong ini dijelaskan oleh Rasulullah bahwa ada dua kriterianya. ”Batharul haqqi wa ghamtunnasi.” Artinya, menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Aktor pertama kalinya tak lain adalah Iblis, makhluk Allah yang bahkan pernah dipercaya menjadi imam di Surga. Kisah ini ternyata mengajarkan pada kita bahwa untuk memperoleh pengakuan, tidaklah dibutuhkan kesombongan. Kita juga tidak perlu meninggi di hadapan manusia, hanya untuk meraih ridho mereka. Justru konsepnya adalah sebaliknya! Bersikaplah rendah hati, karena kerendahan hati itu sebenarnya tidak merendahkan diri sendiri. Apalagi merendahkan harga diri di antara sesama manusia.

Selanjutnya senyum adalah bagian dari ajaran yang mulia. Ada banyak hikmah di baliknya. Sederhana perwujudannya, namun istimewa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Senyum merupakan lambang kedamaian. Siapa yang melakukannya, tidaklah berlebihan jika dikatakan telah turut menyebarkan perdamaian. Betapa banyak kebencian telah dihilangkan oleh senyum penuh ketulusan. Jika dengan hal sesederhana ini kita mampu meluluhkan hati orang. Patutkah kita  marah-marah untuk meraih apa yang kita inginkan?

“Every action has an equal reaction.” Setiap aksi selalu memiliki reaksi yang setara. Siapa yang tak kenal ungkapan ini? Sebuah teori fisika yang sangat familiar di telinga. Yah, itu adalah bunyi penggalan hukum gaya newton tiga. Di dalamnya menerangkan suatu kaedah bahwa setiap gerakan (aksi) selalu memiliki timbal baliknya tersendiri (reaksi). Bahasa gampangnya sih, gak ada sesuatu yang percuma  gitu ya. Intinya setiap pergerakan akan memicu terjadinya pergerakan baru.

Sama halnya dengan sunatullah di dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap kali kita bertindak, tentu akan memicu tindakan baru sebagai respon dari tindakan yang kita lakukan. Pepatah mengatakan, “Man yazro’ yahshud”. Apa yang kita tanam hari ini, itulah yang akan kita panen esok nanti. Sepenggal kisah penyair jahiliyah di atas, setidaknya memberikan banyak ibrah bagi kita. Bahwa apa yang kita lakukan kepada sesama manusia, itulah yang akan mempengaruhi sikap mereka kepada kita.

Barangkali selama ini ada perlakuan buruk yang dialamatkan pada kita. Entah itu dari keluarga, saudara, teman, guru atau siapapun itu. Tidak ada salahnya jika kita mau bermuhasabah. Perlahan memperbaiki diri dan terus berbenah. Jangan-jangan sikap buruk mereka kepada kita, disebabkan oleh perlakuan kita sendiri yang kurang berkenan di hati mereka. Dan tidak ada salahnya jika kita mencoba resep yang telah diwasiatkan oleh Dzul Isba’ kepada putranya. Karena hakekatnya nilai-nilai yang terkandung darinya sama dengan ajaran agama kita. Anjuran untuk menjadi penyayang, rendah hati dan murah senyum. Mari bersama mencoba!

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelaah Isi Buku “Pendidikan Kaum Tertindas”  dan Mengambil Hikmahnya

    Menelaah Isi Buku “Pendidikan Kaum Tertindas” dan Mengambil Hikmahnya

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.276
    • 0Komentar

     Oleh : Nur Kemal Pasya Mustafa (202110230311032) Buku Pendidikan Kaum Tertindas sangat direkomendasikan untuk dibaca. Buku ini ditulis oleh seorang yang bernama Paulo Freire. Membicarakan tentang pendidikan kaum tertindas, dimulai pada bagian pendahuluan aspek kesadaran terhadap ketidakadilan yang dibahas dalam diskusi, apakah kesadaran manusia terhadap ketidakadilan akan berdampak baik atau justru malah mengarah kepada “fanatisme […]

  • BroWinner Casino ist Ihr verlässlicher Anbieter für Gewinne im Internet in Belgien

    BroWinner Casino ist Ihr verlässlicher Anbieter für Gewinne im Internet in Belgien

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Als Zocker in Belgien möchten Sie eine Website, die unterhält und dabei sicher und gerecht ist https://broswinner.com/de-be/. BroWinner Casino garantiert genau das. Es hat sich für belgische Spieler zu einer verlässlichen Adresse geworden, weil es auf unsere heimischen Wünsche eingeht – von der offiziellen Glücksspiellizenz bis hin zu Transaktionen mit Bancontact. Hier erwartet einen nicht […]

  • About Us – 6057

    About Us – 6057

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Welcome to our website. We are dedicated to providing quality content and services to our visitors. Magius

  • LDK PP Muhammadiyah dirikan pusat pembinaan Mualaf di kabupaten karo, sumatera utara

    LDK PP Muhammadiyah dirikan pusat pembinaan Mualaf di kabupaten karo, sumatera utara

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 123
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karo – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama dengan LAZISMU PP Muhammadiyah meluncurkan program Mualaf Learning Center (MLC) di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Peluncuran program ini ditandai dengan acara kick off Pusat Pembinaan Mualaf (PUSBINMU) Kabupaten Karo yang dilanjutkan dengan temu ramah dan kajian bersama para mualaf. (Sabtu/14/12/2024) Acara ini […]

  • Divertisment premium la Glorion Casino pentru Jucătorii din România

    Divertisment premium la Glorion Casino pentru Jucătorii din România

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 29
    • 0Komentar

    După ce am navigat pe multe platforme de jocuri, pot să confirm experiența Glorion Casino fără ezitare. Ce uimește aici este grija pentru detalii și modul constant în care este pusă satisfacția jucătorului pe primul loc. Nu e doar o selecție de jocuri, ci un întreg mediu gândit cu cap. Totul, de la cât de […]

  • Kolaborasi LDK dan LazisMu PP Muhammadiyah Hadirkan Mualaf Learning Center di Pedalaman Jambi

    Kolaborasi LDK dan LazisMu PP Muhammadiyah Hadirkan Mualaf Learning Center di Pedalaman Jambi

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jambi – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, yang didukung oleh LazisMu PP Muhammadiyah, meresmikan Mualaf Learning Center (MLC) di Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi pada 21 Desember 2024. Acara tersebut dilaksanakan di rumah singgah Muhammadiyah yang terletak di kawasan pedalaman Jambi. Selain dihadiri oleh beberapa […]

expand_less