Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wacana Daerah Istimewa Surakarta Kembali Mengemuka, MHH PWM Jawa Tengah dan MHH PDM Surakarta Gelar Diskusi Publik

Wacana Daerah Istimewa Surakarta Kembali Mengemuka, MHH PWM Jawa Tengah dan MHH PDM Surakarta Gelar Diskusi Publik

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surakarta – Wacana pembentukan Daerah Istimewa Solo kembali mengemuka dalam agenda rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR RI dengan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 24 April 2025 yang lalu. Terdapat lebih dari 340 usulan daerah yang mengajukan daerah otonomi baru.

Rincian usulan tersebut yakni 42 usulan pembentukan provinsi, 252 kabupaten, 365 kota, ada 6 yang mengusulkan daerah istimewa dan 5 daerah meminta daerah khusus. Usulan kota Solo menjadi Daerah Istimewa Surakarta (DIS) tentu menjadi menarik karena saat ini Solo menjadi magnet perhatian publik karena presiden ke 7 Indonesia dan wakil presiden saat ini berasal dari kota yang berjulukan Spirit of Java itu.

Menyikapi hal tersebut, Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah bekerja sama dengan MHH Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta menggelar diskusi publik DELICTUM (Dialogue Of Law In Contemporary Meaning) dengan tema “Kajian Otonomi Daerah: Wacana Pembentukan Daerah Istimewa Surakarta dan Provinsi Soloraya”.

Diskusi dibuka oleh M. Junaidi, S.Ag.,M.Ag., selaku Anggota MHH PWM Jawa Tengah sekaligus Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

“Materi pertama diawali oleh Prof. Ni’matul Huda yang memberikan penjelasan tentang Daerah Istimewa Surakarta dalam perspektif yuridis,” ungkap dosen UMS itu, Jumat (16/5).

Diskusi yang dilakukan secara daring ini dihadiri oleh dua narasumber yang cukup kompeten dan berpengalaman, diantaranya adalah Prof. Dr. Ni’matul Huda, Pakar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) dan H. Dedy Purnomo yang merupakan ketua Majelis Hukum dan HAM PDM Surakarta yang juga pernah menjabat sebagai wakil ketua komisi DPRD Surakarta.

Pakar Hukum Tata Negara UII itu menyampaikan bahwa pengajuan daerah Solo Raya sebagai provinsi baru lebih dimungkinkan daripada membentuk daerah istimewa yang layaknya seperti Yogyakarta.

Ia menegaskan bahwa pemekaran daerah secara konstitusionalitas memiliki syarat-syarat sebagai berikut, antara lain : (1) Aspirasi sebagian besar masyarakat setempat dalam bentuk Keputusan BPD untuk desa dan Forum Komunikasi Kelurahan atau nama lain untuk kelurahan di wilayah yang menjadi calon cakupan wilayah provinsi atau kabupaten/kota yang akan dimekarkan; (2) Keputusan DPRD kabupaten/kota berdasarkan aspirasi sebagian besar masyarakat setempat; (3) Bupati/walikota dapat memutuskan untuk menyetujui atau menolak aspirasi tersebut dalam bentuk keputusan bupati/walikota berdasarkan hasil kajian daerah.

Lebih lanjut, Prof Ni’mah dalam kesimpulannya memberikan beberapa poin penting. Apa keistimewaan yang hendak diajukan? Apakah juga menghendaki seperti DIY? Siapa yang akan menjadi gubernur dan wakil gubernur? Apakah warga Solo Raya juga menginginkan menjadi DIS?

“Perlu kajian yang lebih mendalam dan detail. Secara hukum, dapat mengajukan judicial review ke MK dengan mengacu pada pertimbangan dalam Putusan MK 2013. Legal standing pemohon dan argumentasi permohonan diperbarui dan dipertajam. Secara politik, ditempuh dengan mengajukan pemulihan atau pembentukan daerah istimewa kepada DPR dan Presiden,” ujarnya.

Materi kedua dilanjutkan oleh H. Dedy Purnomo, S.S.,S.H.,M.H., dari MHH PDM Kota Surakarta yang juga sekaligus pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Surakarta periode 2009-2014. Dedy memberikan penjelasan tentang wacana otonomi daerah solo ini dalam perspektif potensi-potensi yang dimiliki secara khusus oleh daerah Solo Raya. Dalam penyampaiannya, Dedy menguraikan bahwa solo raya memiliki beragam potensi untuk menjadi provinsi baru, diantaranya adalah peluang otonomi jauh lebih besar, Pendidikan dan kebudayaan jauh lebih berkembang, peningkatan peran kasunanan dalam mengambil Keputusan, peningkatan pariwisata, inovasi dan fleksibilitas, serta peningkatan ekonomi lokal.

Lebih lanjut, meskipun memiliki banyak potensi, namun tidak memungkiri memiliki kendala dalam wacana potensi tersebut, pak dedy menyampaikan bahwa “Kendala utama dalam pendirian Daerah Istimewa Surakarta adalah adanya tantangan dari efisiensi anggaran dan potensi kecemburuan sosial antar daerah. Selain itu, sejarah Surakarta yang bergabung dengan Jawa Tengah setelah kemerdekaan juga menjadi faktor penghambat,” tegasnya.

Di penghujung diskusi yang digelar pada Senin, (12/5) hampir seluruh peserta terlihat sangat antusias dengan kajian tersebut dengan melontarkan beragam pertanyaan yang menarik. Sebagian peserta diskusi menginginkan solo raya dapat menjadi provinsi sendiri daripada menjadi daerah Istimewa, yang dinilai bahwa Masyarakat solo raya sudah terbiasa dengan diselenggarakannya Pilkada langsung. Selain itu, menjadi provinsi sendiri menjadi usulan yang cukup menguntungkan karena dapat mempermudah aksesibilitas pemerintahan dan pelayanan publik. (Mahen/Habib/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Cetak Doktor PAI ke-66, Angkat Isu Toleransi dan Pendidikan Antaragama

    UMS Cetak Doktor PAI ke-66, Angkat Isu Toleransi dan Pendidikan Antaragama

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Di tengah menguatnya polarisasi sosial dan sensitifnya isu perbedaan keyakinan di Indonesia, konsep Religious Multicultural Education (RME) dinilai dapat menjadi jalan tengah untuk menjaga relasi antaragama tanpa harus mengorbankan keyakinan masing-masing pemeluk agama. Gagasan tersebut disampaikan Erham Budi Wiranto dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas […]

  • Mahasiswa UMS KKN-KI di Malaysia Disambut Hangat di Pondok An-Nahdloh Selangor

    Mahasiswa UMS KKN-KI di Malaysia Disambut Hangat di Pondok An-Nahdloh Selangor

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MALAYSIA – Kehadiran mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam program Kuliah Kerja Nyata Kemitraan Internasional (KKN-KI) di Malaysia mendapat sambutan hangat dan penuh kekeluargaan dari keluarga besar Pondok An-Nahdloh, Kampung Tanjung Sepat Darat, Selangor, Selasa (20/1). Sambutan tersebut menjadi kesan awal yang mendalam bagi para mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat lintas negara. Dua […]

  • Luar Biasa! PPU Sabet Tiga Emas di Kejurprov PABSI Junior

    Luar Biasa! PPU Sabet Tiga Emas di Kejurprov PABSI Junior

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PENAJAM – Atlet angkat besi Kabu-paten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Kejurprov PABSI Junior yang digelar di Samarinda pada 20 Juli, tim PABSI PPUberhasil I memba membawa pulang tiga medali emas dan beberapa medali perak. Ketua PABSI PPU, Darmawan, men-gungkapkan rasa bangganya atas capaian para atlet muda binaannya, la […]

  • Kolaborasi Texplorum, Smartfren Community, dan PP GPMB Nasional Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa UIN Jakarta tentang IoT dan Karir Digital

    Kolaborasi Texplorum, Smartfren Community, dan PP GPMB Nasional Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa UIN Jakarta tentang IoT dan Karir Digital

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 September 2024 – Dalam rangka mendorong literasi digital dan kesiapan mahasiswa menghadapi revolusi industri 4.0, Texplorum berkolaborasi dengan Smartfren Community dan PP GPMB Nasional menggelar seminar bertajuk “IT For Career: Transforming Ambitions Into Reality”. Acara yang berlangsung di Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini menghadirkan narasumber ternama dan dihadiri […]

  • Perkuat Pondasi Pendidikan di Pekalongan, Pembangunan TK ABA Aisyiyah 2 Kajen Resmi Dimulai

    Perkuat Pondasi Pendidikan di Pekalongan, Pembangunan TK ABA Aisyiyah 2 Kajen Resmi Dimulai

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; KAJEN, PEKALONGAN – Pembangunan Gedung TK ABA Aisyiyah 2 Kajen resmi dimulai yang ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pada Ahad (17/5/2026). Acara yang berlangsung penuh khidmat dan semangat kebersamaan ini dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Sofwan Sumadi. Selain pihak legislatif, agenda ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, keluarga besar […]

  • I Migliori Sviluppatori e Slot ad Elevato RTP su Azurslot Casino in Italia

    I Migliori Sviluppatori e Slot ad Elevato RTP su Azurslot Casino in Italia

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Per i appassionati italiani, Azurslot Casino è una piattaforma che si concentra sulla qualità. La sua selezione di slot machine mescola grandi successi con titoli più di nicchia, tutti uniti da un alto standard. Il casino dimostra la sua attenzione per l’utente collaborando solo con software provider di prim’ordine. In questo modo assicura gioco equo, […]

expand_less