Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen Kesmas UMS Tegaskan Pentingnya Pencegahan TBC Berkelanjutan

Dosen Kesmas UMS Tegaskan Pentingnya Pencegahan TBC Berkelanjutan

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Jawa Tengah bersama Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jawa Tengah menggelar Implementasi Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian TBC (P2TBC), di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat upaya promotif dan preventif guna menekan angka kasus TBC secara kolaboratif.

Ketua IAKMI Jawa Tengah yang juga dosen Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Noor Alis Setiyadi, S.KM., M.K.M., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan bersama PPTI Wilayah Jateng. Ia menegaskan bahwa isu TBC masih menjadi persoalan serius kesehatan masyarakat sehingga perlu mendapatkan perhatian luas dari akademisi, praktisi, maupun pemangku kebijakan.

Noor Alis Setiyadi menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan diskusi terkait Implementasi Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian TBC (P2TBC) yang diikuti oleh anggota Pekumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Jawa Tengah bersama Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jawa Tengah sebagai audiens.

 

“Pencegahan dan pengendalian TBC adalah agenda penting. Bahkan isu ini bisa kita angkat pada Forum Ilmiah Tahunan IAKMI November mendatang agar mendapatkan perhatian lebih luas,” ungkap Noor Alis Selasa, (9/9).

Senada dengan itu, Ketua PPTI Wilayah Jateng, dr. Hartanto, M.Med.Sc., menekankan bahwa P2TBC memerlukan perhatian serius serta kolaborasi lintas sektor yang berkesinambungan. PPTI bersama IAKMI berkomitmen memperkuat edukasi dan promosi kesehatan dengan fokus pada peningkatan knowledge, attitude, and practice (KAP) masyarakat. Ia juga mendorong penguatan riset TBC melalui keterlibatan akademisi sehingga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.

Pemaparan dr. Kus Sularso, M.Kes., menegaskan bahwa kasus TBC masih tinggi di Indonesia, termasuk Jawa Tengah yang menghadapi persoalan serius pada TBC anak. Menurutnya, strategi penanggulangan TBC harus dijalankan secara komprehensif, mulai dari literasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, hingga memastikan dukungan SDM kesehatan masyarakat yang memadai.

Diskusi yang berlangsung juga menyoroti capaian positif dari case finding. Noor Alis yang juga sebagai ketua Pusat studi TB-HDCP menyebutkan bahwa temuan kasus justru menjadi indikator keberhasilan penemuan TBC meski masih ada potensi under-reporting. Sementara itu, Dr. Sofwan Indarjo, S.KM., M.Kes., menilai pendekatan pentahelix menjadi peluang strategis bagi PPTI dan IAKMI untuk mengangkat isu TBC pada forum ilmiah.

Menambahkan, dr. RR. Sri Ratna Rahayu, M.Kes., Ph.D., menegaskan bahwa perguruan tinggi sudah aktif melalui riset-riset TBC. Namun, ia menyoroti perlunya wadah yang memadai untuk mendiseminasikan serta mengaplikasikan hasil penelitian agar berdampak langsung bagi masyarakat.

Dari diskusi tersebut, PPTI Jateng menyatakan komitmennya untuk membuka peluang kolaborasi lebih luas. Upaya yang dilakukan pada Rabu (3/9) itu, diharapkan dapat menjembatani temuan akademisi sehingga terakomodasi dengan baik serta memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung program P2TBC berkelanjutan di Jawa Tengah. (Fika/Humas)

Editor: Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pondok Pesantren Istiqamah Samarinda Luncurkan Wakaf Uang Berbasis Peternakan Domba

    Pondok Pesantren Istiqamah Samarinda Luncurkan Wakaf Uang Berbasis Peternakan Domba

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 13
    • 0Komentar

      Samarinda – Inovasi dalam pengelolaan wakaf kembali diperkenalkan di Kalimantan Timur. Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda bersama Majelis Pemberdayaan Wakaf (MPW) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur secara resmi menandatangani komitmen pelaksanaan program wakaf uang berbasis peternakan domba pada Jumat, 1 Mei 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi wakaf uang agar dapat […]

  • Majelis Tabligh PWM Kaltim Konsisten Hidupkan Dakwah Melalui Pengajian Ahad

    Majelis Tabligh PWM Kaltim Konsisten Hidupkan Dakwah Melalui Pengajian Ahad

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pengajian pekanan Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah Samarinda kembali digelar oleh Majelis Tabligh PWM Kalimantan Timur, Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah dan pembinaan umat secara berkesinambungan. Pengajian yang berlangsung di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim ini menghadirkan Ustadz Agus Suwarto Edi, M.Sos., Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Kaltim. Ia menyampaikan materi […]

  • Kolaborasi Dikdasmen dan FAI UMS, Guru ISMUBA Surakarta Didorong Melek Teknologi

    Kolaborasi Dikdasmen dan FAI UMS, Guru ISMUBA Surakarta Didorong Melek Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Majelis Dikdasmen Kota Surakarta bekerja sama dengan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan deep learning bagi guru ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) Sekolah Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 4 Surakarta. Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya […]

  • 23 Santri Ponpes Al-Mujahidin Ikuti Kemah Akbar Muktamar HW Ke-4 di Malang

    23 Santri Ponpes Al-Mujahidin Ikuti Kemah Akbar Muktamar HW Ke-4 di Malang

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 340
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan akan melaksanakan Muktamar Gerakan Hizbul Wathan ke-4 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kota Malang, Jawa Timur, pada tanggal 26-29 Juli 2023. Muktamar merupakan forum persyarikatan tertinggi di Hizbul Wathan kali ini mengusung tema “Menggerakkan Sumber Daya Membangun Kader Utama”. Selain merumuskan program kerja dan menetapkan Ketua Umum Kwartir Pusat HW untuk […]

  • Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 217
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kebumen – Musyawarah Daerah (Musyda) XVIII Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kebumen secara resmi ditutup pada Ahad (7/6/2024) di SMP Muhammadiyah Sempor, Kebumen. Perhelatan akbar Musyawarah Daerah Pemuda Muhammadiyah Kebumen yang dibuka oleh Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto, MH tersebut telah berjalan dengan lancar. Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 4 tahunan adalah ajang untuk […]

  • Kritik Karl Marx (Materialisme): Menggugat Mahalnya Biaya Kuliah (UKT) dan Membela Kaum Lemah

    Kritik Karl Marx (Materialisme): Menggugat Mahalnya Biaya Kuliah (UKT) dan Membela Kaum Lemah

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Oleh: Abdullah Tsaqif Imtiyazi Kader PK IMM Shabran Kenaikan harga UKT yang kian melonjak mahal di berbagai perguruan tinggi pada waktu lalu menuai banyak kritik. Majalah Tempo.co menyebutkan bahwa pada awal tahun 2025, berbagai mahasiswa di sejumlah kampus ramai melakukan demonstrasi atas kenaikan biaya UKT. Melonjaknya biaya perkuliahan membuat banyak mahasiswa yang tidak mampu semakin […]

expand_less