Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kajian UMS Bahas Fiqih Makanan Halal dalam Perspektif Tarjih

Kajian UMS Bahas Fiqih Makanan Halal dalam Perspektif Tarjih

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih edisi ke-196 dengan tema “Fiqih Makanan Halal (Perspektif Tarjih)” pada Selasa (21/10). Kegiatan ini menjadi ruang pencerahan bagi sivitas akademika dalam memahami prinsip kehalalan makanan berdasarkan kompilasi fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

Dalam kajian tersebut, Dr. Isman., S.H.I., S.H., M.H., menjelaskan bahwa pembahasan tentang makanan halal tidak hanya menyentuh aspek materi, tetapi juga berdampak langsung pada dimensi spiritual seorang Muslim. “Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa yang mudah diijabah berasal dari hamba yang menjaga makanannya dari hal-hal yang haram,” ujar Isman dalam sesi pengantar.

Majelis Tarjih Muhammadiyah telah menghimpun berbagai fatwa terkait makanan halal sejak 1993 hingga 2015. Dari kompilasi tersebut, terdapat tiga klasifikasi utama yang menjadi rujukan, yakni (1) kesucian dan kehalalan zat asal makanan, (2) status hukum makanan yang tidak diketahui proses perolehannya, serta (3) perubahan zat atau hilangnya sifat keharaman (istihalah dan izalah). “Ketiganya menjadi dasar penting dalam menentukan status halal suatu produk konsumsi,” tegasnya.

Kajian Tarjih UMS ke-196 Bahas Fiqih Makanan Halal dalam Perspektif Tarjih oleh Dr. Isman., S.H.I., S.H., M.H., pada, Selasa (21/10)

Selain itu, dijelaskan pula kaidah penetapan hukum halal yang digunakan Majelis Tarjih. Dalam menetapkan status kehalalan makanan, tarjih memadukan tiga pendekatan utama: bayani (tekstual melalui dalil Al-Qur’an dan hadis), burhani (rasional-empiris dengan melibatkan kajian ilmiah dan laboratorium), serta ta’lili (kausalitas hukum yang mempertimbangkan kadar atau unsur tertentu dalam makanan). Pendekatan ini memastikan keputusan hukum bersifat ilmiah, kontekstual, dan dapat dipertanggungjawabkan secara syariah.

Berbagai contoh kasus kontemporer juga dibahas, seperti status kehalalan food tray yang sempat dikaitkan dengan penggunaan minyak babi, produk fermentasi seperti air tape, serta daging yang tidak diketahui proses penyembelihannya. Dalam hal ini, Majelis Tarjih menekankan pentingnya verifikasi ilmiah dan kehati-hatian fiqih. “Apabila tidak diketahui kejelasan prosesnya, seorang Muslim dianjurkan memilih yang lebih aman dan jelas kehalalannya,” terang Ismani.

Kajian Tarjih UMS ke-196 Bahas Fiqih Makanan Halal dalam Perspektif Tarjih, Selasa (21/10)

Kajian juga menyoroti perbedaan antara hukum bangkai dan produk turunannya, seperti telur dari ayam mati tanpa disembelih. Menurut fatwa tarjih, telur tetap dipandang sebagai entitas hukum yang berbeda dari induknya selama tidak tercemar zat najis atau penyakit. Penjelasan ini menunjukkan keluasan pandangan tarjih dalam menimbang antara prinsip halal, toyyib, dan maslahat.

Melalui kajian ini, UMS menegaskan komitmennya sebagai kampus berkemajuan yang tidak hanya berfokus pada keilmuan akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai syariah dalam kehidupan modern. Kajian Tarjih menjadi forum penting dalam menanamkan kesadaran halal, sekaligus memperkuat literasi halal di kalangan sivitas akademika dan masyarakat, dengan semangat halalan thayyiban, UMS berkomitmen terus berkontribusi dalam membangun peradaban Islam yang sehat, beretika, dan berkemajuan. (Alvian/Humas)

Editor: Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Berkemajuan: ‘Aisyiyah Grogol Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Jenang Krasikan

    Kolaborasi Berkemajuan: ‘Aisyiyah Grogol Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Jenang Krasikan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo, Sabtu 26 Juli 2025 – Majelis Pengembangan Kader (MPK) bersama Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Grogol, Sukoharjo, bekerja sama dengan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Pondok menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan pembuatan makanan tradisional jenang krasikan. Kegiatan ini berlangsung di Home Industry Jenang Krasikan Bunga Kamboja, Tangkisan, Sukoharjo. Pelatihan diikuti oleh 40 anggota pengajian […]

  • Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

    Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta terus memperkuat karakter disiplin siswa melalui penerapan budaya sekolah Islami dalam kehidupan sehari-hari. Nilai disiplin tidak hanya diterapkan melalui aturan sekolah, tetapi juga dibangun melalui pembiasaan, kegiatan keagamaan, keteladanan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kepala SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Upik Mairina S.Pd, menjelaskan […]

  • Pendidikan Menurut Paulo Freire

    Pendidikan Menurut Paulo Freire

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 845
    • 0Komentar

    Oleh : Indri Awy Prathiwi (202110230311008) Saat ini Indonesia sedang sampai pada titik menentukan berhasil atau tidaknya cita-cita yang terkandung dalam pembukaan undang-undang dasar 1945. Yaitu cita- cita untuk memajukan kesejahteraan Bersama, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Namun meskipun sudah berdiri selama 76 tahun Pendidikan di Indonesia masihlah kurang dan perlu banyak […]

  • Menembus Batas Bahasa dalam Evaluasi Menyimak Program BIPA

    Menembus Batas Bahasa dalam Evaluasi Menyimak Program BIPA

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Oleh: Abdulrohim E-sor, B.A, Mahasiswa Internasional Asal Thailand di Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Surakarta Keterampilan menyimak merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa, khususnya bagi mahasiswa asing yang sedang mempelajari bahasa Indonesia. Menyimak merupakan keterampilan dasar yang berperan penting dalam proses akuisisi bahasa. Kemampuan ini memungkinkan mahasiswa untuk memahami ujaran lisan, menangkap […]

  • Muhammadiyah: Demonstrasi Adalah Hak, Tapi Harus Bertanggung Jawab

    Muhammadiyah: Demonstrasi Adalah Hak, Tapi Harus Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur (PWM Kaltim) mengeluarkan himbauan moral kepada masyarakat menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 21 April mendatang. Himbauan ini menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan keadaban dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. Ketua PWM Kaltim, KH. Siswanto, menyampaikan bahwa kebebasan berpendapat merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin, namun harus […]

  • Pembukaan POMNAS XIX 2025 Cabor Pencak Silat, Rektor UMS Ajak Atlet Junjung Sportivitas

    Pembukaan POMNAS XIX 2025 Cabor Pencak Silat, Rektor UMS Ajak Atlet Junjung Sportivitas

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi pusat perhatian nasional dengan dipercaya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Jawa Tengah 2025 cabang olahraga pencak silat. Ajang bergengsi antar mahasiswa dari seluruh provinsi di Indonesia ini resmi dibuka pada Selasa (23/9) di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Dalam sambutannya, Rektor UMS, […]

expand_less