Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Shalat: Kartu AS dalam Berkehidupan

Shalat: Kartu AS dalam Berkehidupan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
  • visibility 281
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Thoriq Al Farisi
Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Shalat secara etimologi berarti doa, sedangkan secara terminologi shalat adalah suatu perbuatan serta perkataan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam sesuai dengan persyaratan yang ada. Shalat merupakan salah satu sarana yang paling utama dalam hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Jika shalat seseorang baik maka hubungannya dengan Allah SWT juga akan baik. Baik atau buruknya shalat seseorang juga menjadi tolak ukur baik atau buruknya orang tersebut. Karena sesungguhnya shalat itu mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar.

Manusia dengan permasalahan hidupnya

Setiap manusia pasti memiliki masalahnya masing-masing. Tidak mungkin bagi seorang manusia hidup di bumi ini tanpa masalah. Hal demikian merupakan hal yang wajar bagi setiap manusia. Baik itu anak kecil, remaja, hingga yang sudah tua pun memiliki masalah masing-masing. Namun masalah yang dihadapi setiap orang tidaklah sama. Masalah yang seharusnya dihadapi orang dewasa tidak akan dihadapi oleh anak-anak. Begitupun juga sebaliknya.

Masing- masing individu memiliki masalah dengan porsinya yang masing-masing pula. Mahasiswa dengan masalahnya di kampusnya. Anak muda dengan masalahnya dalam karirnya. Orang dewasa dengan masalah keluarganya, masalah cicilan rumah, masalah anaknya, dan masalah- masalah yang lainnya. Akan tetapi setiap masalah pasti masih berada dalam kemampuan seseorang. Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya:

“Allah tidak akan membebani seseorang kecuali atas kemampuannya” (QS. Al Baqarah: 286)

Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman telah memberikan sebuah keterangan yang menegaskan bahwa Allah SWT tidak akan memberikan masalah kepada hambanya, kecuali hambanya ini mampu untuk menyelesaikannya. Ini merupakan bentuk sifat kelembutan dan kasih sayang Allah SWT kepada hambanya. Allah SWT tidak rela apabila hambanya harus menghadapi masalah diluar kemampuannya.

Banyak sekali orang- orang yang ketika mendapat masalah, tetapi mereka justru memperumit masalahnya sendiri. Seperti orang yang Ketika mendapat masalah, dia justru menghibur dirinya dengan kemaksiatan, entah itu perzinaan, mabuk-mabukan, atau dalam bentuk kemaksiatan yang lain.

Hal itu tidak akan menyelesaikan masalah, justru hal yang seperti itu hanya menjeda masalah yang dialami dan akan menimbulkan masalah baru di masa mendatang. Seperti contoh seorang pemuda yang pusing akan tugas kuliah nya yang menumpuk, lalu dia berpikir jika dia mengonsumsi minuman keras akan membuat pikirannya menjadi tenang. Pada kenyataannya mengonsumsi minuman keras justru bisa merusak otak yang seharusnya bisa dia gunakan untuk mengerjakan tugas- tugasnya di perkuliahan.

Memohon pertolongan kepada Allah dengan Sabar dan Shalat

Orang yang memiliki keimanan dalam hatinya tidak akan melakukan hal yang demikian. Justru dengan adanya masalah yang dihadapi, orang yang beriman akan mengadukan masalahnya kepada Allah SWT didalam sujudnya. Karena orang yang beriman paham bahwa Allah SWT adalah satu-satunya yang memiliki kekuasaan di langit dan di bumi. Dan hanya kepada Allah SWT orang yang beriman meminta pertolongan atas masalahnya. Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya:

“wahai orang-orang yang beriman, Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan bersabar dan shalat. Sesungguhnya Allah Bersama orang-orang yang sabar” (QS. Al-Baqarah: 153)

Orang yang beriman akan pandai dalam mengontrol emosinya. Tidak mudah marah, dan selalu tenang dalam menghadapi masalah. Kemudian Bersamaan dengan sabar, orang yang beriman akan memohon pertolongan kepada Allah SWT dalam shalatnya. Orang yang beriman yakin bahwa semua masalahnya akan selesai, karena setelah kesusahan ada kemudahan. Dan orang beriman percaya bahwa semuanya akan selesai dan semua akan Kembali kepada sang pencipta

“Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah: 6)

Orang yang beriman memahami bahwa Allah SWT menguji hamba- hambanya dengan banyak cobaan. Yang mana jika seorang hamba berhasil melewati ujian dari Allah SWT dengan sabar, maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya. Dan Allah SWT membersamai orang- orang yang sabar.

“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah- buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang- orang yang sabar” (QS. Al-Baqarah: 155)

Merefleksikan Tujuan Shalat

Banyak dari manusia yang beriman, ketika mereka shalat hanya bertujuan agar Allah menyelesaikan masalahnya. Seperti seorang Mahasiswa yang sangat khusyuk dalam shalatnya Ketika Ujian Akhir Semester saja. Ketika Ujian Akhir semester selesai, shalatnya kembali menjadi biasa- biasa saja, sering terlambat bahkan lalai dalam shalatnya.

Hal itu berarti hanya melibatkan Allah SWT untuk menyelesaikan masalah. Yang mana seharusnya orang yang beriman melibatkan masalahnya kedalam hubungan dia dengan Allah SWT di dalam shalat. Sehingga tujuan shalat hanyalah untuk Allah SWT bukan untuk selesainya sebuah masalah. Karena pada hakikatnya, shalat merupakan penghambaan tertinggi dari seorang hamba kepada tuhannya.

“Katakanlah (Muhammad) sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam” (QS. Al- An’am: 162)

Maka dengan kita menjadikan Allah SWT sebagai tujuan utama kita dalam shalat, kemudian melibatkan masalah kita dalam hubungan kita dengan Allah, semua masalah akan selesai atas bantuan Allah SWT. Kita akan menjadi hamba-Nya yang sebenar-benarnya.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (1)

  • 注册

    Can you be more specific about the content of your enticle? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

    4 October 2026 12:01 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Abdul Aziz Alimul Hidayat Kembali Pimpin UMLA Periode 2026-2030, Tegaskan Transformasi Menuju Global & Smart University

    Prof. Abdul Aziz Alimul Hidayat Kembali Pimpin UMLA Periode 2026-2030, Tegaskan Transformasi Menuju Global & Smart University

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle M Nur Isholattudin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH, LAMONGAN – Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes., kembali dipercaya memimpin Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) untuk periode kedua, masa pengabdian 2026–2030. Pelantikan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) pagi di Hall Lantai 10 Gedung Universitas Muhammadiyah Lamongan. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Prof. Dr. H. Tobroni, M.Si., yang mewakili Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan […]

  • UMS Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci, Cetak Kader JUARA yang Tangguh dan Berakhlak

    UMS Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci, Cetak Kader JUARA yang Tangguh dan Berakhlak

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Jumat (4/7). Kegiatan yang berlangsung di GOR Kampus II UMS itu diikuti sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai angkatan. UKT tahun ini mengusung tema “Mencetak Kader yang Berkarakter JUARA […]

  • Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) resmi meraih akreditasi unggul berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku sejak 8 April 2026 hingga 8 April 2031. Capaian ini menjadi tonggak penting setelah sebelumnya prodi tersebut berada pada peringkat akreditasi B. Kepala Prodi IQT […]

  • Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS: Indonesia Perlu Bersiap dengan Adaptasi Iklim, Bukan Sekadar Waspada

    Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS: Indonesia Perlu Bersiap dengan Adaptasi Iklim, Bukan Sekadar Waspada

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Gelombang panas ekstrem yang melanda berbagai negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran dunia terhadap dampak nyata perubahan iklim. Suhu yang menembus lebih dari 40 derajat Celsius menyebabkan kebakaran hutan, gangguan kesehatan, hingga terganggunya aktivitas masyarakat. Fenomena tersebut juga memunculkan pertanyaan di Indonesia: apakah kondisi serupa dapat terjadi di […]

  • Di atas Bumi Palu, Di Bawah Langit Inggris

    Di atas Bumi Palu, Di Bawah Langit Inggris

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Oleh: Rambo Lahir dipelukan Sang Fajar “From Palu, My Story Begins” ini adalah awal dari sebuah petualangan,  abadi dalam gambar peristiwa yang akan jadi kenangan. dalam dekapan fajar Kota Palu, dipeluk sunyi di depan rumah sakit ibu dan anak, lahir seorang anak yang bertubuh mungil, dengan tangis lalu menggigil. Sekali lagi, ini awal dari sebuah […]

  • Pondok Pesantren Istiqamah Samarinda Luncurkan Wakaf Uang Berbasis Peternakan Domba

    Pondok Pesantren Istiqamah Samarinda Luncurkan Wakaf Uang Berbasis Peternakan Domba

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 109
    • 0Komentar

      Samarinda – Inovasi dalam pengelolaan wakaf kembali diperkenalkan di Kalimantan Timur. Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda bersama Majelis Pemberdayaan Wakaf (MPW) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur secara resmi menandatangani komitmen pelaksanaan program wakaf uang berbasis peternakan domba pada Jumat, 1 Mei 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi wakaf uang agar dapat […]

expand_less